Travel is My Theraphy

Bonjour moi…

Wah entah kenapa ambiance belakangan ini sangat mengelegak (yaksip..) buat ngisi blog yang kelamaan nganggur karena kesibukan empunya.

Ane sibuk? Sibuk menyelamatkan dunia… HAHAHHA

Anywy, sebenarnya ini karena lagi ngerjain skripsi yang udah 2x extend, and I guess it’s the end or I will get cut!! 😦

Tapi ya namanya *ehm..* ada aja distractnya yah.. gak papa lah yang penting belum keluar dari koridor menulis.

( Sebenarnya paragraf diatas hanya cari pembenaran, karena saya wanita. Wanita selalu benar #yaksip )

Sebenarnya udah lama pengen sharing perjalanan – perjalanan yang dilakoni beberapa tahun ini, tapi masih bingung gimana cara mengemas nya dengan baik dan bisa memberikan manfaat. I will announce it soon or later (terms and condition apply) :p

Sesi Curhat Berakhir

Semua ini berawal dari buku yang aku baca tadi malam,

Judulnya

β€œPenumpang Gelap _ Menembus Eropa Tanpa Uang”

Karya Ajijullah, pria asal Sigli, Aceh Barat. Satu kata buat buku ini : BUAT GW GATEL PENGEN JALAN!!! ARGGGHHH *garuk tembok*

PicsArt_01-16-03.45.14

Why? Baca sendiri deh… Tapi pada intinya buku ini adalah :

  1. Kalau ada kemauan, semua akan menunjukkan jalan. JANGAN PANTANG MENYERAH!
  2. Seseorang akan menerima sesuatu pada waktu yang tepat dan kapasitas yang sesuai dengan penerimanya. JANGAN BERBURUK SANGKA!
  3. Jangan takut untuk bermimpi, jangan takut disebut Gila selama mimpi yang kau perjuangkan membawa kebaikan. JANGAN LEMAH!
  4. Tidak ada yang tidak mungkin, semua tergantung cara pikir dan kemantapan kita dalam meraihnya. JANGAN PICIK!
  5. Setiap sudut jalan memberikan suatu ilmu yang tidak bisa kau dapatkan di sekolah, berhenti dan resapi lah apa yang alam ajarkan. JANGAN GENGSI!
  6. Siapkan segala sesuatu dengan matang dan penuh perencanaan, SISANYA… biarkan Allah yang Bekerja πŸ™‚ JANGAN LUPA MEMILIKI TUHAN!
  7. Nasionalisme tidak bisa kamu ukur dengan ukuran standar para aristokrat! JANGAN MUNAFIK!
  8. Berteman lah agar kau bisa hidup! JANGAN MENINGGI!

Yang, mungkin terlalu dangkal aku membatasi 311 halaman buku ini dalam 8 intisari diatas. Tapi dalam waktu 6 jam tanpa jeda, mungkin itu lah yang mampu aku saring. Penyakit manusia cuma ada 3 yaitu Lupa dengan Tuhan, Picik, Merasa cepat Puas!

Memang perjalanan beliau cukup nekat!! GILA MUNGKIN! Ingin rasanya aku loncati setiap paragraf agar cepat sampai di ujung cerita. Tapi begitu selesai, aku menyesal! KOK HABIS!! Hahahha.. begitulah manusia deritanya tiada akhir *suara Patkay* .

Hahahhaa…

Oh ya sebenarnya aku bukan ingin review buku ini, tapi ada misi lain yang aku ingin sampaikan, i am going post after this ya.. See you…

Lanjut KAKAK!!

Travel is My Theraphy – Part II

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s